viagra youngviagra movieviagra lastviagra knock offsviagra expiration dateviagra zonder voorschriftviagra and nitratesviagra retail priceviagra factsviagra long term effectsviagra blood pressureviagra kullanimiviagra questions and answersviagra warningsviagra for saleviagra risksviagra versus cialisviagra how does it workviagra menviagra vs revatioviagra jet lagviagra generic onlineviagra indiaviagra lawsuitviagra genericviagra hearing lossviagra vs enzyteviagra definitionviagra q&aviagra young adultsviagra trialviagra insurance coverageviagra 2011viagra otcviagra quickviagra commercialviagra dangersviagra not workingviagra red faceviagra 200mgviagra 130 mgviagra online canadaviagra resultsviagra couponviagra questionnaireviagra zantacviagra zagrebviagra in womenviagra youtubeviagra 30 year old maleviagra zoloft interactionviagra kopenviagra 25mgviagra nasal congestionviagra how long does it lastviagraviagra jokesviagra and foodviagra dosageviagra durationviagra recommended dosageviagra light switchviagra instructionsviagra from canadaviagra songviagra manufacturerviagra going genericviagra tipsviagra free samplesviagra forumviagra free trialviagra release dateviagra quadriplegicsviagra quotesviagra joke labelsviagra low blood pressureviagra mechanism of actionviagra gold 800mg reviewsviagra 100mgviagra pfizerviagra usage tipsviagra heart attackviagra reviewsviagra no prescription usaviagra dependencyviagra us pharmacyviagra toleranceviagra to last longerviagra cheapviagra vs cialis priceviagra condomviagra 36 hoursviagra vs staxynviagra 35 years oldviagra onlineviagra without a rxviagra contraindicationsviagra last longerviagra for pulmonary hypertensionviagra nitroglycerinviagra 25 mg onlineviagra wikiviagra yahooviagra q and aviagra naturalviagra benefitsviagra 30sviagra 12.5 mgviagra 2 chainzviagra quick deliveryviagra storiesviagra and blood pressureviagra young peopleviagra walgreensviagra zoloftviagra 300mgviagra triangle restaurantsviagra 150viagra kaufenviagra samplesviagra high blood pressureviagra super activeviagra jellyviagra costviagra theme songviagra make you last longerviagra 100 side effectsviagra original useviagra 100mg reviewviagra vasodilatorviagra alternativeviagra y alcoholviagra informationviagra usaviagra patent expirationviagra ukviagra like drugsviagra online prescriptionviagra jokes emailviagra erowidviagra los angelesviagra with alcoholviagra interactionsviagra nitratesviagra cost walgreensviagra headquartersviagra no prescriptionviagra levitra cialisviagra joint painviagra shelf lifeviagra ringviagra or cialisviagra paypalviagra voucherviagra japanviagra and cialis togetherviagra expirationviagra vs cialisviagra mgviagra erectionviagra useviagra kidneyviagra email virusviagra under tongue

Pendidikan bagi Ibu dan Orang tua

admin March 28th, 2009

Seorang ahli pendidikan bertanya pada tiga orang ibu yang ditunjuk dari para peserta sebuah pelatihan.

Ahli pendidikan (AP) : ”Misalkan suatu pagi Anda sedang menyiapkan roti bakar untuk sarapan suami Anda, tiba-tiba telepon berdering, anak Anda menangis, dan roti bakar jadi hangus. Lalu suami Anda berkomentar : ‘Kapan kamu akan belajar memanggang roti tanpa menghanguskannya?’ Kira-kira, bagaimana reaksi Anda?”
Ibu 1 : ”Langsung saya lemparkan roti itu ke mukanya!”

Ibu 2 : ”Saya akan katakan padanya, ‘Bangun dan bakar sendiri rotinya!”

Ibu 3 : ”Saya rasa saya akan menangis.”

AP : ”Lalu bagaimana perasaan Anda terhadap suami Anda?”

Semua : ”Marah, benci, dan merasa dianiaya.”

AP : ”Mudahkah bagi Anda untuk menyiapkan roti bakar lagi pagi itu?”

Semua : ”Tentu saja tidak.”

AP : ”Dan jika suami Anda pergi bekerja, akan mudahkah bagi Anda untuk membereskan rumah dan belanja kebutuhan sehari-hari dengan lapang dada?”

Ibu 1 : ”Tidak. Saya akan merasa sumpek sekali sepanjang hari.”

Ibu 2 : ”Saya tidak akan membeli apapun untuk keperluan rumah hari itu.”

AP : ”Katakanlah bahwa roti itu memang hangus. Tetapi suami Anda mengatakan kepada Anda, ‘Tampaknya pagi ini kamu lelah ya… telepon berdering, anak menangis, dan sekarang roti hangus’, kira-kira apa reaksi Anda?”

Ibu 1 : ”Saya tidak percaya bahwa yang berbicara itu adalah suami saya.”

Ibu 2 : ”Saya akan merasa bahagia.”

Ibu 3 : ”Saya akan merasa senang, dan saya fikir,saya akan memeluknya.”

AP : ”Mengapa Anda gembira? Bukankah anak tetap menangis, telepon berdering, dan roti sudah hangus..?”

Semua : ”Saya tidak akan peduli dengan semua itu.”

AP : ”Lalu apa yang berbeda kali ini?”

Ibu 1 : ”Saya merasa suami saya baik sekali, karena tidak menyalahkan saya, melainkan memahami perasaan saya. Dia berpihak pada saya, bukan memusuhi saya.”

AP : ”Jika suami Anda pergi bekerja, akan mudahkah bagi Anda untuk melakukan tugas-tugas rumah tangga?”

Ibu 2 : ”Saya akan melaksanakan tugas-tugas saya dengan senang hati.”

AP : ”Sekarang, mari kita bicara tentang suami tipe ketiga. Setelah roti itu hangus, ia memandang istrinya sambil mengatakan, ‘Nih, saya ajari kamu cara membakar roti!”’

Semua : ”Tidak. Suami macam itu lebih buruk lagi dari yang pertama, sebab ia menganggap saya dungu.”

Saat itu, ahli pendidikan itu mengatakan : ”Bagaimana kalau apa yang suami Anda lakukan kepada Anda itu, Anda lakukan kepada anak Anda?”

Ibu 1 : ”Sekarang saya mengerti tujuan Anda membuka dialog ini. Saya memang selalu mengkritik anak saya, tanpa saya sadari. Saya selalu mengatakan, ‘Kamu sudah besar, sudah harus tahu bahwa apa yang kamu lakukan itu salah’. Saya sekarang tahu mengapa ia marah dengan kata-kata saya.”

Ibu 2 : ”Saya juga selalu mengatakan, ‘Biar saya tunjukkan padamu cara melakukan ini dan itu.’ Dan sering kali anak saya marah saat mendengarnya.”

Ibu 3 : ”Saya sering mengkritik puteri saya hingga hal itu menjadi hal yang biasa bagi saya. Dan saya sering mengulang-ulang kalimat yang dulu diucapkan ibu saya kepada saya, jika memarahi saya, saat saya kecil. Dulu, saya juga sangat tidak suka mendengar ibu mengatakannya.”

AP : ”Kalau begitu, mari kita cari tahu yang mungkin kita pelajari dari kasus roti hangus ini. Apa yang membantu mengubah perasaan Anda dari benci menjadi senang terhadap suami Anda?”

Ibu 1 : ”Saya yakin sebabnya adalah karena suami tidak menyalahkan saya,tetapi dia memahami perasaan saya.”

Ibu 2 : ”Tanpa mencela saya.”

Ibu 3 : ”Tanpa mendikte saya.”

Setelah sampai pada yang dituju, ahli pendidikan itu mengatakan, “Sekarang Anda semua mengerti bahwa apa yang Anda inginkan dari suami Anda, itulah yang diinginkan pula oleh anak-anak kita dari kita : PENGERTIAN dan EMPATI”.

Trackback URI | Comments RSS

Punya Komentar?

You must be logged in to post a comment.